Lara, Ungkapan Dilema dari Difki Khalif

Dilema, situasi sulit yang mengharuskan untuk menentukan pilihan antara dua kemungkinan yang sama-sama tidak menyenangkan dan membingungkan. Dari Lara, Difki Khalif menyadari bahwa masing-masing dari kita memiliki love language yang berbeda. Permasalahannya, apakah pasangan kita dapat melengkapi dan mengerti hal tersebut?

Menurut Difki, “Lagu ini bercerita tentang hubungan pasangan jarak jauh. Sang peran utama terlihat seperti pecundang dan tidak gentle. Dia kalah oleh godaan hubungan jarak jauh yang pada ujungnya dia selingkuh. Tapi dia tidak menyalahkan dirinya sendiri, justru dia menyalahkan pasangannya yang sedang LDR ini. Jadi dia selalu menyalahkan pasangannya, padahal dia yang sebetulnya salah.”

“Karena lagu ini bercerita tentang seseorang yang antagonis, pesannya adalah jangan seluruh masalah itu dikaitkan dengan siapa yang salah. Setiap permasalahan pasti ada titik terangnya, karena hubungan itu dijalani oleh dua orang yang punya perannya masing-masing. Di ending lagu diceritakan bahwa tidak sepenuhnya kesalahan itu berada di satu orang saja.”

“Untuk music video sendiri nggak terlalu banyak cerita, lebih banyak bermain simbolis gitu. Nuansanya agak gelap. Mereka masing-masing terpisah dalam sebuah kubus,” ungkap Difki Khalif yang kali ini menggaet Aurelie Moeremans sebagai pemeran di video clip Lara.

Lara dari Difki Khalif sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital yaitu Spotify, Apple Music, JOOX, Langit Musik, Youtube Music, Noice dan Resso. Untuk music videonya dapat disaksikan di Youtube Difki Khalif Musica Official.