NOAH Merilis Music Video “Kota Mati”, Sebuah Prequel dari “Tak Ada Yang Abadi” dengan Mengusung Teknologi “Deep Fake”

NOAH sukses merilis sejumlah album bertajuk “Second Chance” yang terdiri dari album Taman Langit, Bintang di Surga, dan Hari Yang Cerah. Beberapa lagu yang dirilis oleh NOAH pun berhasil masuk dalam deretan trending di berbagai platform musik dan YouTube, diantaranya adalah Yang Terdalam, Bintang di Surga, Menghapus Jejakmu dan Di Atas Normal.

Band yang beranggotan Ariel, Lukman dan David ini kembali melanjutkan perjalanannya, kali ini mereka merilis music video terbarunya berjudul “Kota Mati”. Lagu ini masuk dalam album Hari Yang Cerah (2022). Music video yang disajikan NOAH kali ini berkonsep prequel, dimana bagian akhir dari video Kota Mati (2022) merupakan bagian pertama dari video Tak Ada Yang Abadi (2008).

Alur cerita dari music video “Kota Mati” adalah diawali oleh Ladya Cheryl, seorang gadis yang merupakan fans besar Ariel Peterpan (saat ini NOAH). Dia memiliki “Dunia Imajiner” yaitu sebuah kota kosong dimana di dunia tersebut hanya ada dirinya dan Ariel. Ia selalu menonton konser paling depan dan ia merasa seperti memiliki keterikatan batin dengan Ariel. Di sepanjang konser, ia merasa Ariel terus menatapnya. Namun ia kecewa saat menghadapi “Dunia Nyata”.

Di “Dunia Nyata”, ternyata Ariel yang asli tidak mengenalinya, dan ia pun kecewa. Kekecewaan itu memicu dia kembali masuk ke dunia imajinernya, Ariel imajiner membisikan sesuatu ke wanita tersebut. Ia harus “menyingkirkan” semua manusia nyata, termasuk Ariel yang asli supaya ia bisa bahagia selamanya dengan Ariel imajiner.

Menurut Upie Guava selaku director dari music video ini, teknologi yang dipakai cukup beragam, diantaranya ada deep fake, mesh tracking, XR virtual production. Ia membutuhkan sejumlah teknologi tersebut untuk menimbulkan kesan seperti di era “Tak Ada Yang Abadi”. Teknologi deep fake digunakan supaya wajah Ariel bisa kembali seperti di era Peterpan dulu. Untuk Ladya, karena dia berdomisili di Amerika Serikat, ia mencoba untuk menggunakan tubuh aktor lain dengan merubah wajah ekspresi dari Ladya. Pengambilan wajah Ladya menggunakan perangkat virtual dan ditempel dengan teknologi mesh tracking.

Upie Guava mengatakan, selalu ada pengalaman baru ketika ia menggarap music video dari NOAH. Mereka mempercayai Upie untuk bisa explore segala sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Perilisan music video “Kota Mati” merupakan salah satu rangkaian menuju konser “NOAH DekadeXperience”, sebuah show spektakuler perjalanan 10 tahun NOAH dalam berkarya. Konser ini akan digelar pada Sabtu 17 September 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Music video “Kota Mati” dari NOAH sudah dapat disaksikan di Youtube NOAH Official. Untuk lagunya sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital yaitu Spotify, Apple Music, JOOX, Langit Musik, YouTube Music, Noice, Resso dan Trebel.